Mencari-rezeki-di-internet (forex.referral.ptd.affiliate.adsense)

Mencari-rezeki-di-internet (forex.referral.ptd.affiliate.adsense)

Kita telah belajar menggunakan metode Fibonacci untuk menentukan titik masuk trading. Selanjutnya, mari kita bahas bagaimana menentukan titik masuk yang lebih baik dengan metode Fibonacci serta bagaimana meningkatkan kesuksesan trading dengan tool yang hebat ini.

Akuratkah metode Fibonacci, apakah pasti berhasil?
Ketika digunakan sendirian, akurasi metode Fibonacci hanya 50% (kadang akurat, kadang tidak). Apabila kita menggunakan Fibonacci hanya untuk memperkirakan arah trend dan menentukan titik masuk, maka kita akan kecewa dengan kinerjanya. Namun jika digunakan bersama-sama dengan indikator teknikal yang lain, metode Fibonacci akan berubah menjadi 96% akurat.

Jadi kapan trader boleh menggunakan teknik Fibonacci? Metode ini hanya boleh digunakan jika trader telah mengetahui kemana arah market akan bergerak: naik atau turun. Jika market tidak dapat ditentukan arahnya, trader sebaiknya tidak masuk trading. Jelasnya, jangan gunakan metode Fibonacci untuk menebak arah market.

Lalu bagaimana caranya trader dapat menemukan arah market? Trader bisa menggunakan indikator teknikal yang lain seperti misalnya: moving average, garis trend, pivot point, analisa chart dll. Setelah trader mampu menentukan arah market, selanjutnya tinggal meletakkan plot Fibonacci pada chart dan menunggu titik masuk yang tepat.

Untuk membantu anda memulai pencarian titik masuk trading, coba anda pasang indikator RSI(14) pada chart daily. (Indikator Relative Strenght Index dengan parameter periode diisi angka 14 dan parameter level diisi 50). Meskipun nantinya kita trading pada chart hourly, indikator RSI sebaiknya diamati pada chart daily. Jika nilai indikator di bawah level 50, maka kita dapat menggunakan metode Fibonacci pada chart hourly untuk menunggu titik masuk order sell (short). Jika di atas 50, lakukan untuk menunggu titik masuk order buy (long).

Indikator RSI(14) kombinasi dengan Fibonacci bukanlah solusi segala kondisi, tetapi hanyalah untuk mengantar efektivitas metode Fibonacci ke tingkat yang lebih baik. Anda boleh mencari kombinasi Fibonacci dengan indikator lain yang lebih pas dengan gaya trading anda .

Time Frame yang mana yang pas untuk metode Fibonacci?
Keluwesan metode Fibonacci adalah dapat digunakan untuk semua time frame. Dia akan bekerja dengan teliti pada chart daily, chart hourly dan chart yang lebih kecil lagi hingga 5 menit atau 1 menit. Namun hasil yang lebih akurat akan didapatkan pada time frame yang lebih lama.

Lakukan pengamatan Fibonacci pada chart daily. Jika digunakan untuk trading lebih dari satu hari, disarankan untuk menggunakan Fibonacci pada chart 3 s.d 4 hour.

Perhitungan rasio risk/reward dari sejumlah titik masuk yang dimungkinkan di metode Fibonacci dapat dijadikan pertimbangan. Rasio risk/reward manakah yang dipilih?
Ada beberapa hal yang dapat dilakukan trader untuk memastikan resiko dan hasil trading tetap berada dalam aturan money management :

1. Masuk trading hanya jika harga telah menyentuh titik balik (retracement) 0.618 - yang merupakan titik teraman dengan resiko minimum. Artinya kita harus sabar menunggu hingga harga benar-benar menyentuh level 0.618 (lihat titik C pada grafik).

2. Atur stop loss sedikit di bawah (untuk trend naik) atau di atas (untuk trend turun) titik balik 0.618 - artinya jika pergerakan harga ternyata menembus level ini dan terus bergerak tidak mau balik, boleh jadi pergerakan harga tidak mengikuti aturan Fibonacci dan ini saatnya keluar dan kalah.
Trader bisa memilih untuk segera keluar dengan loss yang kecil (stop loss sudah dipasang sebelumnya) atau tetap setia menunggu kemungkinan harga mau berbalik dengan konsekuensi loss yang semakin banyak ketika harga mencapai level harga yang setara dengan titik A dari simpangan AB . Semoga saja harga mau berbalik sebelum mencapai level harga yang setara dengan titik A .


contoh chart untuk trend naik

3. Atur taking profit pada suatu titik harga sedikit sebelum level harga di titik B (setelah retracement). Ini adalah cara yang paling aman untuk mendapat profit sebelum harga mencapai level yang setara dengan titik B. Kemudian jika ingin melanjutkan trading, pastikan dahulu harga telah mampu melewati level harga yang setara dengan titik B.
Dengan cara ini trader telah mencegah loss yang mungkin terjadi akibat terbentuknya pola double top dan terjadinya pembalikan trend harga.

4. Lakukan dua order sekaligus. Trader dapat mencoba dua order di titik retracement 0.618. Order pertama diatur agar taking profit sebelum harga mencapai level harga di titik B, kemudian order kedua diatur agar taking profit berada di level tambahan 0.618 tetapi stop loss order kedua diketatkan dan terus diketatkan setiap kali ada pertambahan profit. Dengan cara ini trader berpeluang profit ganda, dari order pertama diperoleh di level harga yang setara dengan titik B dan juga profit dari order kedua diperoleh jika harga terus bergerak pada arah retracement. Namun cara ini juga membuat resiko trading menjadi dua kali lebih besar.
Untuk meminimkan resiko, disarankan agar memasang stop loss sedikit di bawah (untuk trend naik) atau di atas (untuk trend turun) titik retracement 0.618.

5. Dan yang terakhir, trader seharusnya membuat catatan statistik metode Fibonacci ini pada beberapa mata uang yang berbeda untuk mengetahui mata uang mana yang paling cocok mengikuti aturan Fibonacci dan memberi peluang profit paling besar. Trader yang melakukan pengamatan ini akan mendapati bahwa pada time frame tertentu ada suatu mata uang tampak tidak sesuai dengan aturan Fibonacci padahal di time frame yang lain mata uang tersebut tampak sangat sesuai aturan Fibonacci. Berbekal hasil pengamatan tersebut, trader dapat mengurangi resiko trading.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *