Mengungkap Siapa Satoshi Nakamoto dibalik Kemunculan Bitcoin

Mengungkap Siapa Satoshi Nakamoto dibalik Kemunculan Bitcoin

Mikaylabinar.com– Mengungkap Siapa Satoshi Nakamoto dibalik Kemunculan Bitcoin yang fenomenal.

Bitcoin menjadi fenomenal sejak kemunculannya tahun 2008 yang dipercaya oleh banyak kalangan akan menjadi mata uang masa depan menggantikan sistem mata uang fiat yang ada selama ini.

Kepopuleran bitcoin semakin naik seiring dengan semakin meleknya pengetahuan masyarakat tentang mata uang virtual.

Namun, dibalik itu semua yang tidak kalah fenomenalnya adalah sang pencipta bitcoin yang masih menjadi misteri yang belum terungkap dengan jelas,

nama Satoshi Nakamoto pencipta bitcoin dipercaya sebagai nama samaran (pseudo name) dari nama pencipta yang sebenarnya.

Siapa Satoshi Nakamoto?

Teka-teki siapa Satoshi Nakamoto semakin menarik untuk diungkap karena dialah ‘dalang’ dibalik kemunculan mata uang Bitcoin.

Sebelumnya tidak dikenal siapa lelaki tersebut yang menamakan dirinya Satoshi Nakamoto

hingga kemunculan sebuah email dalam mailinglist komunitas Cypherpunks yang berjudul “Bitcoin P2P e-cash paper”

yang diposting hari Jumat, tanggal 31 Oktober 2008 18:10:00 UTC, penggalan isinya :

“Saya telah membuat sebuah sistem uang elekronik baru yang sepenuhnya bersifat peer to peer tanpa menggunakan pihak ketiga yang dipercayai.

Profil Satoshi disitus yayasan P2P menyebutkan bahwa dia seorang pria Jepang berusia 37 tahun,

tetapi banyak orang percaya setelah melihat rekam jejak digitalnya bahwa dia bukanlah orang Jepang karena dia fasih berbicara bahasa Inggris seperti penutur asli

Setelah menerbitkan dokumen tersebut, Satoshi tetap aktif di proyek Bitcoin hingga April 2011 dan setelah itu dia menghilang

Pencarian terhadap Satoshi banyak dilakukan diantaranya oleh Stefan Thomas dengan mengumpulkan lebih dari 500 jejak entri digitalnya

bahwa Satoshi tidak pernah memposting pada pukul 5 pagi hingga pukul 11 pagi, yang berarti bahwa dia sedang tidur pada waktu Greenwich (GMT) tersebut,

artinya dia tinggal di belahan zona waktu timur, tengah Amerika Utara atau di kepulauan Karibia

Masalahnya jika diasumsikan Satoshi itu berupa individu tunggal maka dia terlalu Super Jenius

karena harus ahli pemrograman komputer, kriptografi, ilmu ekonomi, matematika, algoritma, enkripsi komunikasi yang rasanya mustahil dikuasai oleh satu orang

Kecurigaan bahwa Satoshi tinggal di Inggris karena fasih menggunakan tulisan dan bahasa gaya British menguat

dengan ditemukannya petunjuk dalam program Bitcoin yang berkaitan dengan laporan Times of London pada Januari 2009 mengenai dana bailout dari Bank Inggris.

Petunjuk ini dikemukakan oleh Joshua Davis yang dipublikasikannya dalam artikel untuk The New Yorker

Dengan menunjukkan bukti yang terperinci dan masuk akal, Joshua Davis membuat daftar pendek orang-orang yang masuk dalam kategori Satoshi

diantaranya Michael Clear seorang mahasiswa Trinity College, Dublin yang masih berusia 23 tahun.

Dia identik dengan kategori Satoshi yang seorang Programmer komputer dan ahli kriptologi yang brilian,

dia juga pernah bekerja dibidang keuangan, dan memiliki tulisan tentang teknologi P2P, dan dia seorang warga Negara Inggris.

Namun, Michael Clear membantah dan mengatakan dia bukan Satoshi

Di waktu yang sama Adam Penenburg melakukan risetnya yang cukup meyakinkan dipublikasikan dalam majalan Fast Company.

Ia berkesimpulan bahwa transfer nilai dari satu komputer ke komputer lain tidak lebih dari sebuah rahasia yang dibagikan dan ia melakukan investigasi kapan domain Bitcoin.org di daftarkan

dan menemukan bahwa hak paten yang didaftarkan tentang metode enkripsi rahasia antar komputer tanggal 15 Agustus 2008 dan domain tersebut didaftarkan 72 jam sejak hak paten itu diajukan

Penenburg menemukan tiga nama dalam pengajuan permohonan tersebut yaitu Neal King, Vladimir Oksman dan Charles Bry yang tercantum dalam nama paten #20100042841.

Ketiga orang ini memiliki background yang luas dalam pemrograman komputer dan kriptografi. Namun ketiganya membantah kalau dirinya Satoshi Nakamoto

Nama selanjutnya adalah Jed McCaleb, pendiri Ripple sebuah mata uang Cryptocurrency Alternative (Alt Coin) dan pemilik bursa Mt.Gox

banyak orang percaya bahwa dia Satoshi karena kata-katanya dan jawaban emailnya sama dengan Satoshi.

Namun seperti mereka sebelumnya, dia membantah dan mengatakan bahwa dia bukan Satoshi

Daftar terbaru yang diduga Satoshi adalah Shinichi Mochizuki dan Nick Szabo. Mochizuki seorang jenius yang menyelesaikan persamaan matematika paling rumit di dunia. ABC Conjecture.

Namun dia membantah bahwa dia bukan Satoshi. Nick Szabo, seorang mantan professor Fakultas Hukum George Washington University dan juga seorang ilmuwan komputer.

Dia menemukan “bit gold” mata uang digital terdesentralisasi. Namun dia juga membantah kalau dirinya dan Satoshi adalah orang yang sama

Banyak pula orang yang percaya bahwa Satoshi Nakamoto adalah sebuah akronim dari empat perusahaan teknologi besar yang melakukan proyek bersama dalam menciptakan mata uang dunia.

Keempat perusahaan tersebut adalah SAmsung, TOSHIba, NAKAmichi, dan MOTOrola (SATOSHI NAKAMOTO).

Sebuah email dari Satoshi yang menyebutkan bahwa bitcoin kini berada dibawah Gavin.

Yang dimaksud adalah Gavin Andresen kepala ilmuwan yayasan Bitcoin. Namun, Gavin mengatakan bahwa dirinya bukan Satoshi.

Yang paling gempar adalah pengungkapan nama Dorian S Nakamoto oleh Leah McGrath Goodman dalam majalah Newsweek.

Dorian pernah bekerja pada beberapa proyek rahasia untuk perusahaan dan pemerintah Amerika Serikat.

Goodman melacak Dorian hingga ke rumahnya di California, Goodman percaya bahwa hurus S dalam nama Dorian adalah Satoshi.

Dorian meminta perlindungan kepada polisi dan dia mengatakan dalam laporan, “Saya tidak lagi terlibat dalam hal ini dan tidak dapat mendiskusikannya.

Hal itu telah berpindah tangan. Mereka yang bertanggung jawab sekarang. Saya tidak lagi punya hubungan apapun”.

Sebuah akun yang biasa digunakan Satoshi di yayasan P2P mengirim pesan yang berbunyi “Saya bukan Dorian Nakamoto”.

Dan yayasan Bitcoin mengeluarkan pernyataan bahwa kita semua adalah Bitcoin

John McAfee, pendiri antivirus McAfee dan seorang programmer komputer Amerika mengatakan bahwa dia 99% tahu siapa Satoshi Nakamoto.

Dia mengatakan bahwa Satoshi Nakamoto bukanlah individu tapi nama samaran dari sebuah tim yang terdiri dari 11 orang yang bekerja selama periode lima tahun hingga menghasilkan bitcoin

Mereka yang dianggap dibalik nama Satoshi Nakamoto

Beberapa Individu dikemukakan dibalik nama Satoshi Nakamoto meskipun secara resmi belum terbukti, diantaranya adalah:

1. Hal Finney

Bitcoin lahir dari gerakan cypherpunk yang aktif dalam komunitas mailinglist. Salah satu pilarnya yang aktif dalam komunitas bitcoin sebelum peluncuran dan setelah peluncurannya adalah Hal Finney.

Dialah orang yang pertamakali menerima bitcoin dalam sebuah transaksi. Hal Finney juga berbicara dengan logat British

walaupun dia seorang American dan ini persis seperti yang dilakukan Satoshi Nakamoto yang lancar dengan English gaya british.

Hal Finney tinggal beberapa blok dari rumah Dorian S Nakamoto yang diduga menjadi inspirasi nama samarannya. Hal Finney meninggal tahun 2014

2. Dorian S Nakamoto

Dorian S Nakamoto yang rumahnya beberapa blok dari Hal Finney dipercaya sebagai Satoshi Nakamoto yang sebenarnya.

Dia seorang Enginer komputer di California dan pernah bekerja dalam beberapa proyek rahasia perusahaan dan pemerintah Amerika Serikat.

Identitasnya terungkap setelah dipublikasikan dalam artikel newsweek oleh McGrath Goodman bulan Maret 2014. Walaupun belakangan Dorian menyangkal bahwa dia sudah tidak terlibat apapun dengan Bitcoin

3. Nick Szabo

Nick Szabo, seorang mantan professor Fakultas Hukum George Washington University dan juga seorang ilmuwan komputer.

Dia dipercaya sebagai bagian dari Satoshi Nakamoto, karena tidak hanya sebagai pemain lama seperti Hal Finney di komunitas cypherpunk

tetapi juga pencipta dari “Bitgold” mata uang digital terdesentralisasi yang tidak bergantung pada kepercayaan pihak ketiga

4. Craig Steven Wright

Craig S Wright adalah seorang ilmuwan komputer dan pengusaha dari Australia,

dia menyatakan bahwa dia bagian dari tim yang menciptakan bitcoin dan aktor dibalik nama samaran Satoshi Nakamoto.

Situs Gizmodo menerbitkan sebuah cerita dengan bukti yang diduga diperoleh oleh seorang peretas yang membobol akun email Wright,

mengklaim bahwa Satoshi Nakamoto adalah nama samaran bersama untuk Craig Steven Wright dan analis forensik komputer David Kleiman, yang meninggal pada tahun 2013.

Klaim Wright didukung oleh Jon Matonis (mantan direktur Bitcoin Foundation) dan pengembang bitcoin Gavin Andresen serta kriptografer Ian Grigg. Namun, banyak yang meragukan klaim Wright

Begini cara “Satoshi Nakamoto” yang asli bisa membuktikan identitasnya

Terdapat beberapa cara untuk membuktikan Satoshi Nakamoto yang asli yakni sebagai berikut:

1. Dia bisa menggunakan kunci PGP-nya

Kunci PGP (Pretty Good Privacy key) adalah program enkripsi unik yang dikaitkan dengan nama pengguna tertentu – mirip dengan tanda tangan online.

Nakamoto dapat melampirkan miliknya ke kiriman atau pesan yang menunjukkan identitasnya.

2. Dia bisa memindahkan bitcoin-nya

Nakamoto telah mengumpulkan banyak uang dalam bitcoin: Dia diperkirakan memiliki lebih dari satu juta koin, yang hari ini akan bernilai ratusan triliun rupiah.

Secara teoritis, Nakamoto dapat memindahkan koin tersebut ke alamat yang berbeda.

Mengapa penemu Bitcoin menggunakan nama samaran (pseudo name)?

Terdapat beberapa alasan kenapa penemu cryptocurrency menggunakan nama samaran.

Hal ini dikarenakan untuk menghindari konsekuensi hukum yang secara sengaja dilimpahkan kepada mereka dan juga untuk melindungi diri dan keluarganya dari berbagai tindakan yang membahayakan

Seperti yang terjadi pada beberapa pendahulu yang mencoba membuat mata uang universal.

Bernard von NotHaus dari Hawai, tahun 1998 mencoba untuk membuat mata uang baru yang disebut “Liberty Dollars”

akibatnya Dia didakwa melanggar hukum federal dan dijatuhi hukuman enam bulan tahanan rumah, bersama dengan masa percobaan tiga tahun.

Pada tahun 2007, salah satu mata uang digital pertama, E-Gold, ditutup oleh pemerintah atas dasar pencucian uang.

Pseudo name yang digunakan oleh penemu bitcoin ini untuk menghindari konsekuensi hukum yang mungkin dijatuhkan kepada dia/mereka dengan berbagai alasan

Selain itu, salah satu prinsip dasar Bitcoin adalah mata uang yang terdesentralisasi, yang tidak terikat pada institusi atau individu sentral.

Dalam proposisi aslinya tentang Bitcoin sebagaimana dikutip businessinsider,

Nakamoto menulis, “Yang dibutuhkan adalah sistem pembayaran elektronik berdasarkan bukti kriptografi, bukan kepercayaan,

yang memungkinkan dua pihak mana pun untuk bertransaksi secara langsung satu sama lain tanpa perlu pihak ketiga yang tepercaya.”

Ciri dari Satoshi Nakamoto

Bitcoin dibuat begitu detail dengan menggabungkan berbagai macam keilmuan komputer, ekonomi, kriptografi, yang hampir sempurna tanpa cacat.

Hal yang dihindari oleh pencipta bitcoin adalah bitcoin diasosiasikan dengan hanya pada satu individu.

Sebagai sebuah sistem terdesentralisasi, pembahasan utamanya pada program bukan pembuatnya.

Satoshi Nakamoto menyelesaikan permasalahan yang selama ini membingungkan ilmuwan komputer selama tiga dekade dengan begitu elegannya yakni Byzantine Generals’ Problem (dibahas pada bab selanjutnya)

2. Fasih berbahasa Inggris

Nakamoto dalam karyanya menggunakan bahasa inggris fasih seperti penutur asli bahasa inggris.

Dia telah menulis hampir 80.000 kata tentang masalah tersebut dalam dua tahun.

3. Mungkin Dia/Mereka orang Inggris

Dilihat dari ejaan dan pemilihan kata yang digunakan diperkirakan bahwa mereka mungkin berasal dari Inggris.

Waktu postingnyapun menunjukkan fakta bahwa Nakamoto memposting pada siang hari waktu Inggris.

4. Mungkin lebih dari satu orang

Kode Bitcoin dibuat dengan begitu sempurna telah membuat banyak orang bertanya-tanya apakah itu bukan hasil kerja tim pengembang.

Peneliti keamanan Bitcoin Dan Kaminsky mengatakan Nakamoto “bisa jadi tim orang atau jenius.”

Dan John McAfee menyebutkan bahwa Satoshi Nakamoto adalah sebuah Tim bukan individu.

Demikian fakta tentang Satoshi Nakamoto, Jika dia tidak menunjukkan dirinya sendiri dengan bukti nyata, sepertinya tidak seorangpun akan pernah tahu tentangnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *