Cara Bermain Forex Yang Benar dan Aman Untuk Pemula

Cara Bermain Forex Yang Benar dan Aman Untuk Pemula

Pasar Forex memberi setiap orang peluang besar untuk menghasilkan lebih banyak keuntungan. Pemula maupun trader berpengalaman dapat mengakses pasar dengan modal beberapa puluh dolar. Bermain forex trading tidak memerlukan berbagai cara, tetapi cukup dengan laptop atau smartphone saja.

Akses pasar yang sederhana ini membuat orang cenderung untuk memfasilitasi trading forex. Mereka membuat perhitungan “Mereka pasti mendapat untung hanya dari membuka satu slot sehari” atau “Jutaan rupiah diperoleh hanya dengan satu trading sebulan”, dan seterusnya. Akhirnya, banyak orang cepat menderita karena terlalu ceroboh dan meremehkan situasi pasar.

Berlatih perdagangan mata uang itu sulit dan mudah. Trader berpengalaman pasti mengetahui aktivitas trading dan dapat mengontrol risikonya. Namun sebagai permulaan, ada banyak hal yang harus dipelajari untuk menghindari kerugian yang fatal. Apakah saja itu? Berikut adalah cara bermain forex yang benar yang aman dan menguntungkan:

Cara Bermain Forex Yang Benar dan Aman Untuk Pemula

1. Belajar forex sebelum menginvestasikan modal

Jangan anggap enteng trading forex. Belajar forex adalah kunci pertama untuk membuka brankas untuk keuntungan di masa depan. Trader pemula sebaiknya mempelajari forex terlebih dahulu, mulai dari cara trading secara teknis, dan berbagai istilah penting di dalamnya, hingga cara menggunakan platform trading online. Selanjutnya, pemula harus mensimulasikan trading di akun demo dan mempraktikkan analisis teknis dan fundamental.

Selama simulasi di akun demo, cobalah untuk membuat strategi dan rencana trading forex dimulai yang paling sederhana. Berlatih pengujian sistem secara berulang untuk menentukan tingkat pengembalian dan profitabilitas dari strategi trading yang diuji. Pastikan Anda dapat mengontrol margin sesuai dengan efek yang digunakan. Setelah semua sukses ini, pemula dapat menginvestasikan modal untuk mulai bermain di forex di real account.

2. Pilih broker teregulasi yang bereputasi baik

Industri forex mencakup pasar internasional. Bahkan, pemantauan pasar dilakukan secara terpisah oleh masing-masing negara. Situasi ini menciptakan banyak celah yang dapat dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Banyak scammer membuat situs web atau penawaran melalui media sosial dengan kedok Forex. Mereka menunjukkan hasil trading yang bagus dan menjanjikan keuntungan berlipat ganda, padahal kenyataannya mereka hanya ingin mencuri uang anggota.

Agar tidak terjerumus pada penipuan seperti itu, kita harus selalu memeriksa lisensi dan reputasi broker forex sebelum membuka akun. Jangan membuka rekening di yayasan hanya karena tergiur keuntungan. Ingatlah bahwa broker forex hanyalah broker yang menghubungkan trader dengan pasar. Bagaimana seorang broker bisa mendapatkan keuntungan yang terjamin!? Broker dapat menawarkan fasilitas trading tingkat lanjut kepada kliennya, tetapi tidak dapat menjamin apakah klien akan mendapatkan uang atau tidak.

Trader harus memilih broker forex yang diatur dan dilisensikan oleh lembaga resmi seperti Bappebti (Indonesia), NFA/CFTC (USA), ASIC (Australia), FCA (UK) dan sejenisnya. Trader juga perlu googling atau mencari reputasi broker di forum online trading untuk melihat seberapa bagus fasilitas tradingnya.

3. Gunakan sistem perdagangan sederhana

Banyak trader pemula berharap bahwa ada indikator dewa yang menjamin untuk menghasilkan pada setiap trading. Dengan harapan ini, mereka bereksperimen dengan setiap indikator dan kombinasi, hingga layar dipenuhi dengan gambar dan garis samar. Akhirnya mereka bingung karena sinyal yang ditampilkan setiap indikator berbeda.

Daripada memiliki banyak indikator dalam satu chart, sebaiknya trader menggunakan sistem trading yang sederhana. Ada banyak trader profesional yang berhasil dengan satu strategi sederhana. Penting bagi trader untuk memahami pergerakan harga, dapat membaca candlestick dan menguasai indikator yang digunakan. Buat pengaturan chart yang indah dan mudah dilihat.

4. Gunakan manajemen risiko

Semua trading harus menunjukkan satu hal: tidak ada indikator dewa di dunia ini. Keakuratan semua indikator harus kurang dari 100 persen, sehingga ada kalanya trading mengalami kerugian. Trader harus mengelola risiko untuk mengurangi kerugian dan meningkatkan keuntungan, daripada mencari robot abal-abal.

Teknik manajemen risiko adalah kunci kesuksesan yang konsisten yang banyak digunakan di kalangan trader profesional. Pertama-tama, kita semua harus mengakui bahwa trading bisa menguntungkan dan bisa juga merugi. Jangan takut rugi atau terlalu berlebihan. Buat rencana trading yang logis sesuai dengan kondisi pasar. Kemudian atur level Stop Loss (SL) dan Take Profit (TP) Anda sesuai dengan rencana perdagangan pertama Anda untuk menjaga risiko trading tetap terkendali.

Ada orang yang menghindari stop loss dan take profit karena takut terlihat oleh broker. Tidak perlu khawatir dengan manipulasi tersebut jika kita bergabung dengan broker forex teregulasi yang bereputasi baik. Di sisi lain, Stop Loss dan Take Profit sebenarnya bisa membatasi kerugian saat kondisi pasar berlawanan dengan ekspektasi kita.

5. Mulai trading riil dengan Modal Kecil

Banyak broker penjualan yang menganjurkan trading forex dengan modal puluhan juta rupiah. Alasannya, semakin tinggi modal, semakin besar keuntungannya. Faktanya, trader forex harus memulai trading dengan modal kecil terlebih dahulu. Kalau modal kecil rugi, bagaimana bisa menghasilkan uang dengan modal besar!?

Sejujurnya, trading di akun demo tidak cukup untuk membentuk pola pikir trader. Meskipun telah berlatih di akun demo selama beberapa bulan, mungkin masih ada kerugian setelah masuk ke akun real. mengapa? Kondisi mental tentu berbeda dengan kondisi mental kita saat trading dengan uang sungguhan. Ada ketakutan akan kerugian, keserakahan untuk keuntungan cepat, dan banyak lagi. Trader perlu belajar bagaimana mengendalikan emosi negatif ini dengan memulai trading dengan modal kecil terlebih dahulu.

6. Gunakan leverage terbatas

Banyak broker mata uang menawarkan fasilitas perdagangan berdampak sangat tinggi 1:1000, 1:3000 atau lebih tinggi. Dampak yang sangat tinggi memungkinkan pedagang untuk memulai perdagangan dengan modal lebih sedikit. Namun, dampak yang lebih tinggi memperlambat kemampuan kita untuk mengambil keuntungan. Dampak besar juga memiliki risiko karena kita bisa kehilangan lebih dari modal awal Anda.

Untuk mengendalikan risiko dampak, trader harus menggunakan dampak terbatas saja. Apa efek idealnya? Setiap efek hingga 1:100 maks. Kita bisa menggunakan 1:20, 1:50, bahkan 1:100. Namun, hindari efek seperti 1:1000 dan sejenisnya.

7. Buat catatan harian tentang trading forex

Tanpa catatan, mudah untuk melupakan detail dalam kehidupan kita sehari-hari. Begitu juga dalam aktivitas forex. Dari tahap belajar dan berlatih akun demo, trader harus mulai mencatat apa yang telah mereka pelajari dan alami. Tuliskan seluruh sejarah, pasangan yang diperdagangkan, teknik trading yang digunakan, jumlah untung/rugi dan catatan tentang apa yang dipelajari dari trading forex.

Buku harian trading seperti ini dapat membantu kita belajar dari pengalaman, sekaligus menghindari pengulangan kesalahan yang sama di masa depan. Hal ini akan membantu kita dalam mengelola aktivitas trading forex layaknya bisnis profesional. Dalam jangka panjang, kesuksesan tentu bisa diraih secara konsisten.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *