Kapan Currency Pair Mulai Mengubah Trend

Kapan Currency Pair Mulai Mengubah Trend

Salah satu pertanyaan yang paling sering diajukan oleh trader adalah bagaimana mengetahui kapan tren telah berubah.

Salah satu pertanyaan yang paling sering diajukan oleh trader adalah bagaimana mengetahui kapan tren telah berubah. Walaupun sudah sering melakukan trading, terkadang masalah tren masih sulit dipahami. Jawaban yang akan diberikan bukanlah jawaban yang mutlak dan pasti melainkan hanya berupa prediksi atau analisa semata.

Mari kita lihat pada grafik harian dari pasangan mata uang AUDUSD di bawah ini :

Candle terakhir di sebelah kiri grafik adalah tanggal 15 Desember 2011. Ini terjadi ketika uptrend dimulai. Anda dapat mengamati pada grafik yang uptrend, mampu menembus level resistensi pada indikator SMA dengan periode 200. Dalam kasus ini, AUD merupakan currency yang sedang menguat sedangkan USD dalam keadaan melemah.

Harga dianggap masih trend up hingga mencapai titik tertinggi pada tanggal 29 Februari 2012. Tiba-tiba terjadi pembalikan trend dan berlangsung sekitar dua setengah bulan serta telah bergerak ribuan pips.

Sering kali, ketika uptrend telah berakhir, pergerakan harga biasanya akan bergerak sideway, sedikit, dan lesu. Sekarang yang menjadi pertanyaan, apakah harga akan meneruskan trend atau berbalik arah setelah ada sedikit pergerakan? Mari dibalik apa yang Anda lihat saat terjadi uptrend. Jika Anda mencari kebalikan dari uptrend maka harus melihat kecenderungan untuk downtrend. Anda dapat melihat 3 point di bawah ini dalam menentukan trend maupun pembalikan trend, di antaranya:

Point 1 : Jika harga menurun menembus titik support maka dapat dikatakan harga akan mengganti trend menjadi bearish. Begitu sebaliknya, jika harga naik menembus titik resisten maka dapat digambarkan harga akan terus menjadi trend bullish.

Point 2 : Bila Anda melihat pada indikator, maka dapat terlihat gambaran seperti ini: "Semakin harga mendekati garis SMA 200, maka semakin dekat dengan perubahan trend". Trend dapat berlanjut atau berbalik arah berlawanan dengan trend sebelumnya.

Point 3 : Seandainya harga terus menurun dan tidak ada kenaikan dalam beberapa hari, kemungkinan harga akan terus melanjutkan trend selama 1 minggu ke depan.

Jadi Anda dapat mempertimbangkan dari tiga point di atas untuk menentukan apakah trend pasar akan berlanjut atau melakukan pembalikan trend. Tiga point tersebut terinpirasi dari pengalaman mengenai pergerakan harga dalam mencapai momentum yang tepat. Semakin momentum lemah, pembalikan harga akan semakin besar.

Sfteam

SFTeam merupakan hasil kerjasama beberapa personel tim Seputarforex untuk menghadirkan liputan akurat dan bermanfaat bagi pembaca. Cakupan bahasan menyeluruh hingga menjangkau fundamental, teknikal, dan berbagai aspek trading forex lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *