7 Fakta Yosua Putra, Crazy Rich Palsu di Iklan Binomo yang Ngaku Bernama Budi Setiawan

7 Fakta Yosua Putra, Crazy Rich Palsu di Iklan Binomo yang Ngaku Bernama Budi Setiawan

7 Fakta Yosua Putra, Crazy Rich Palsu di Iklan Binomo yang Ngaku Bernama Budi Setiawan

Dalam iklan, ia mengaku seorang 'crazy rich' yang memiliki kekayaan fantastis karena menghasilkan US$1.000 atau Rp 14 juta per hari dari trading.

Suara.com - Selain Indra Kenz, kasus investasi bodong binary option Binomo, membuat sosok Budi Setiawan menjadi sorotan. Pasalnya ia merupakan bintang iklan dari aplikasi trading yang kini membuat banyak orang merugi.

Dalam iklan, sosok tersebut mengaku jika dirinya merupakan seorang 'crazy rich' yang memiliki kekayaan fantastis karena menghasilkan US$1.000 atau Rp 14 juta per hari dari trading.

Lucunya, baru-baru ini, dalam video di channel YouTube Denny Sumargo, sosok tersebut mengaku jika ia bukanlah seorang lelaki kaya seperti yang ia sebutkan dalam iklan. Bahkan, nama Budi Setiawan bukanlah nama aslinya. Ia menuyebut nama aslinya adalah Yosua Putra.

Penasaran dengan kisah Yosua dan kaitannya dengan Binomo? Berikut beberapa fakta yang perlu kamu ketahui.

1. Jadi Bintang Iklan Dadakan di Rusia

Kisah berawal saat dirinya mengunjungi Rusia bersama kekasihnya. Saat itu, lelaki berusia 27 tahun tersebut mengunjungi negara asal sang kekasih selama satu bulan di Saint Petersburg, Rusia.

"Gue sempet ke Rusia jalan-jalan sama bokin gue, kebetulan bokin gue orang sana. Akhirnya spend the time sebulanlah di sana. Waktu itu summer bulan Agustus. Abis itu gue pengen kerja kan. Gue pikir waduh kalo gue main musik, nggak cukup nih waktunya," jelas Yosua.

Tiba-tiba, ia pun mendapatkan tawaran dari keluarga sang kekasih yang kebetulan bekerja di industri hiburan Rusia untuk menjadi salah satu talent iklan dengan bayaran Rp 50 juta.

2. Tergiur Bayaran Rp 50 juta

Mendengar bayaran yang cukup besar, Yosua pun langsung setuju dan memutuskan untuk melakukan casting via video. Menurutnya, bayaran tersebut sangatlah besar, terlebih saat itu ia sedang berada di luar negeri.

Bahkan, bayaran itu telah ia terima secara tunai sebelum syuting, memakai mata uang ruble, yang jika dirupiahkan senilai Rp 50 juta.

"Gue lagi di luar, terus gue kerja dapet duit banyak, siapa yang nggak mau, as simple as that. Gocap ya kan, dikasih langsung cash sebelum syuting, lah siapa yang nggak mau, pulang jadi bawa oleh-oleh," pungkas dia.

3. Budi Setiawan Bukan Nama Sebenarnya

Saat itu, kata Yosua, para kru menganggap jika nama aslinya kurang melokal. Ia pun memiliki ide nama Budi Setiawan untuk dipakai dalam iklan tersebut.

"Nama gue kurang Indonesia buat mereka waktu itu. Budi Setiawan ide gue bro," kata dia.

4. Seluruh Kru Adalah Orang Asing

Sehari sebelum syuting, Yosua terlebih dahulu diajak untuk berbelanja baju dan fitting. Keesokan harinya, ia dijemput pukul 06.00 pagi dan berangkat ke sebuah rumah mewah sewaan di area countryside.

Sesampainya di sana, lelaki yang berprofesi sebagai musisi ini pun bersiap dan melakukan syuting. Ia melihat seluruh kru terdiri dari orang asing. Yosua juga baru mengetahui bahwa selain dirinya, ada talent asal Meksiko yang juga memerankan tokoh orang kaya seperti dirinya.

"Begitu sampai lokasi syuting, gue ketemu sama satu orang yang ternyata talent juga, tapi dia untuk iklan di Meksiko. Lucu banget momennya, jadi gue abis ngomong bahasa Indonesia di lokasi yang sama, abis itu ganti yang orang Meksiko," cerita dia.

5. Tak Membaca Kontrak

Setelah selesai syuting, Yosua mengatakan jika dirinya baru berpikir produk apa yang baru saja ia iklankan. Bahkan ia tak membaca kontrak secara keseluruhan, karena menurutnya kontrak tersebut tebal dan memakai bahasa Inggris.

"Setelahnya baru mikir, syuting tadi buat apaan ya, kontrak tebal Bahasa Inggris, dikasih cash sebelum syuting senilai Rp 50 juta, gue pikir awalnya ini untuk gathering Binomo, gue nggak mikir ini buat iklan YouTube," tambah dia.

6. Tak Tertarik Ikut Trading

Yosua mengaku tak paham apa itu aplikasi Binomo. Bahkan, dirinya tak tahu mengenai trading, dan tidak tertarik untuk mengikutinya setelah membaca naskah yang menjelaskan cara mainnya di aplikasi itu.

"Gue nggak tahu Binomo itu aplikasi trading, gue nggak tahu trading itu apa, gue nggak tertarik pengen main, gue nggak cocok. Waktu itu gue as a talent aja, gue ya jalanin aja," ungkapnya lagi.

7. Mengaku Tak Merasa Bersalah

Yosua mengatakan dirinya prihatin dengan banyaknya korban yang kehilangan materi bahkan mencoba bunuh diri. Namun ia tak merasa bersalah dengan kejadian tersebut.

"Jujur, gue nggak merasa bersalah sih, gue cuma talent iklan, ya orang boleh nonton boleh nggak, ya kan, namanya ikan, sampe saat ini sih gue nggak merasa bersalah. Jujur aja," kata dia.

Viralnya Yosua saat ini, kata dia, justru membawa berkah baginya, karena ia jadi banjir tawaran iklan.

"Gue ambil sisi positifnya, gue jadi banyak tawaran iklan, gue jadi banyak tawaran endorsement, dan itu bisa ngidupin gue sampai saat ini," tutur ayah satu anak yang tahun ini berencana pindah ke Rusia tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *