Ivan Gunawan Jalani Pemeriksaan DNA Pro Bawa Koper, Apa Isinya?

Ivan Gunawan Jalani Pemeriksaan DNA Pro Bawa Koper, Apa Isinya?

Ivan Gunawan Jalani Pemeriksaan DNA Pro Bawa Koper, Apa Isinya?

Ivan Gunawan jalani pemeriksaan © KapanLagi.com/Bayu Herdianto

Kapanlagi.com - Presenter Ivan Gunawan memenuhi panggilan penyidik Bareskrim Polri untuk diperiksa sebagai saksi atas kasus penipuan robot trading DNA Pro.

Tak sendiri, pria bertubuh besar tinggi itu datang ditemani kuasa hukumnya, Sandy Arifin bersama timnya pada pukul 14.33 WIB.

1. Tak Banyak Kata

Tak banyak kata yang dilontarkan pria yang pernah disebut sebagai kekasih Ayu Ting Ting itu saat hendak masuk ke dalam gedung.

"Nanti ya pasti kalian (wartawan) dapat beritanya," ucap Ivan Gunawan sambil berlalu, Kamis (14/4).

Aldi Taher Mengaku Jadi Ustad, Begini Tanggapan Dewi Perssik

Aldi Taher Mengaku Jadi Ustad, Begini Tanggapan Dewi Perssik

Wanita Tegar- Makin Fresh, Ini 8 Potret Terbaru Laudya Cynthia Bella yang Memesona Pasca Bercerai

Wanita Tegar- Makin Fresh, Ini 8 Potret Terbaru Laudya Cynthia Bella yang Memesona Pasca Bercerai

Pakai Aksesoris Gemas - Gayanya Bikin Salah Fokus, Ini 7 Momen Bayi Seleb Saat Berjemur di Pagi Hari

Pakai Aksesoris Gemas - Gayanya Bikin Salah Fokus, Ini 7 Momen Bayi Seleb Saat Berjemur di Pagi Hari

2. Bawa Koper Hitam

Gambar

Terlihat salah seorang dalam rombongan tersebut membawa sebuah koper hitam. Saat ditanyakan perihal isinya, Sandy Arifin belum mau mengungkapkannya.

"Nanti ya (setelah pemeriksaan)," kata Sandy Arifin singkat.

3. Korban Platform Robot Trading DNA Pro

Gambar

Seperti diketahui, 122 orang yang mengaku korban platform robot trading DNA Pro membuat laporan ke Bareskrim Polri pada Senin, 28 Maret 2022 lalu.

Laporan tersebut teregistrasi dengan nomor B/185/IV/RES.2.1/2022/Dittipideksus atas kasus dugaan penipuan berkedok trading binary option DNA Pro.

4. 56 Orang Dilaporkan

Sebanyak 56 orang dilaporkan ke polisi, yang terdiri dari pendiri hingga komisaris DNA Pro. Dari kasus tersebut, polisi memperkirakan kerugian sementara para korban mencapai Rp 97 miliar.

Sementara ini polisi sudah menetapkan 12 tersangka dalam kasus dugaan penipuan via robot trading DNA Pro, termasuk Stefanus Richard.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *