Cara Investasi Reksadana Aman di Rumah Saja

Cara Investasi Reksadana Aman di Rumah Saja

cover

Bareksa.com - Pandemi mengharuskan kita tinggal di rumah saja demi mengurangi risiko penyebaran virus corona Covid-19. Namun, kita harus tetap beraktivitas, termasuk berinvestasi untuk menyiapkan keuangan demi masa depan.

Salah satu cara investasi aman di masa pandemi adalah dengan membeli reksadana online, melalui marketplace investasi Bareksa. Sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) resmi, Bareksa sudah mendapatkan izin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Investor reksadana tidak perlu khawatir karena dana tersimpan aman di Bank Kustodian, yang juga diawasi oleh OJK. Bahkan, manajer investasi pun tidak bisa sembarangan membawa kabur dana investor, sebab Bank Kustodian hanya dapat mengeluarkan efek atau dana yang tercatat pada rekening efek atas perintah tertulis dari pemegang rekening atau pihak yang diberi wewenang untuk bertindak atas namanya.

Berkaitan dengan pilihan produk di Bareksa, investor tidak perlu meragukan lagi. Tercatat lebih dari 120 produk di Bareksa baik berupa reksadana syariah maupun konvensional dari 30 manajer investasi yang telah diseleksi oleh tim analis Bareksa. Bahkan, mayoritas produk reksadana yang paling besar dan paling laku (high demand) di Indonesia sudah tersedia di Bareksa.

Sebut saja beberapa nama produk seperti reksadana saham Schroder Dana Prestasi Plus yang memiliki dana kelolaan Rp11,1 triliun (per September 2020) sudah tersedia di Bareksa. Lalu, reksadana pendapatan tetap Manulife Obligasi Negara Indonesia II Kelas A dengan kelolaan Rp2,5 triliun. Kemudian, reksadana pasar uang Mandiri Investa Pasar Uang dengan asset under management (AUM) Rp11,78 triliun dan Sucorinvest Money Market Fund dengan kelolaan Rp6,7 triliun juga ada di Bareksa.

Selain itu, banyak lagi produk dari manajer investasi terbesar seperti Mandiri Manajemen Investasi, Batavia Prosperindo Aset Manajemen, Schroder Investmnet Management, Bahana TCW Investment Management, Manulife Aset Manajemen Indonesia, Danareksa Investment Management, BNI Asset Management, Syailendra Capital, BNP Paribas Asset Management, Eastpring Investments Indonesia, dan sebagainya.

Keuntungan Investasi Reksadana Online di Bareksa

1. Aman

Bareksa sudah mendapat izin dan diawasi OJK. Dana investor reksadana aman tersimpan di Bank Kustodian.

2. Efisien waktu dan tenaga

Tidak perlu keluar rumah atau mengantre untuk melakukan transaksi reksadana. Metode pembayaran juga bisa online, baik melalui transfer bank seperti transfer melalui m-banking BCA atau menggunakan dompet digital seperti OVO.

3. Praktis, bisa dipantau kapan saja dan di mana saja

Menggunakan aplikasi Bareksa untuk ponsel berbasi iOS atau Android, portofolio reksadana dan investasi lain seperti SBN bisa dipantau kapan saja di mana saja.

4. Pilihan terlengkap

Bareksa sudah bekerja dengan lebih dari 30 manajer investasi dan menyediakan lebih dari 120 produk reksadana terbaik. Bareksa juga sudah bekerja sama dengan gerai seperti Bukalapak dengan layanan BukaReksa, dan Tokopedia Reksa Dana.

Reksadana yang tersedia di Bareksa sudah diseleksi, tidak hanya mengikuti aturan OJK, tetapi juga harus memenuhi kriteria Bareksa termasuk kinerja dan nilai dana kelolaan yang mengalami review tiap bulan.

5. Minimal Pembelian Terjangkau

Mulai berinvestasi tidak harus menjadi kaya raya terlebih dahulu. Sebab, dengan minimal Rp100.000 saja, investor sudah bisa membeli reksadana terbaik di Bareksa.

Jadi, jangan ragu lagi. Ikuti cara investasi aman di rumah saja dengan membeli reksadana online melalui Bareksa.

Ingin berinvestasi aman di reksadana yang diawasi OJK?

‚Äč DISCLAIMER

Semua data return dan kinerja investasi yang tertera di dalam artikel ini tidak dapat digunakan sebagai jaminan dasar perhitungan untuk membeli atau menjual suatu efek. Data-data tersebut merupakan catatan kinerja berdasarkan data historis dan bukan merupakan jaminan atas kinerja suatu efek di masa mendatang. Investasi melalui reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksadana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *